750 Peserta Ikuti Pelatihan Wirausaha Industri Kecil, Kaisar Abu Hanifah Dorong Produk Lokal Berdaya Saing

0

Jogja – Sekitar 750 peserta mengikuti kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru (WUB) Industri Kecil yang dibuka Anggota Komisi VII DPR RI dari Daerah Pemilihan DIY, Kaisar Abu Hanifah, di Grand Mercure Yogyakarta Adi Sucipto, Depok, Sleman, Sabtu (17/10/2026). 

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya wirausaha baru sekaligus memperkuat kapasitas pelaku industri kecil di daerah.

Kaisar Abu Hanifah, yang akrab disapa Gus Kaisar, hadir memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian. 

Dalam kegiatan tersebut, ia menekankan pentingnya keberanian masyarakat untuk memulai usaha, memperkuat produk lokal, serta meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai standardisasi produk.

Pengembangan wirausaha baru dinilai penting untuk memperluas kesempatan berusaha hingga tingkat akar rumput. Namun, keberanian memulai usaha perlu diikuti dengan kemampuan mengelola bisnis, menjaga kualitas produk, dan memahami ketentuan yang berlaku agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

Kaisar juga menyoroti persaingan produk lokal dengan produk impor. Pelaku industri kecil dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu meningkatkan kualitas serta daya saing produk agar mampu bertahan dan memperluas jangkauan pasar.

Kegiatan WUB Industri Kecil ini berfokus pada empat bidang usaha, yakni pengolahan kue, kerajinan dari kayu, pupuk organik, dan perbengkelan las. Keempat bidang tersebut menjadi sasaran pengembangan keterampilan dan kapasitas usaha melalui pembekalan materi serta praktik teknis.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai kewirausahaan, perizinan berusaha, dan permodalan. Materi kewirausahaan disampaikan untuk memperkuat pemahaman peserta dalam merintis dan mengelola bisnis, sedangkan pembahasan perizinan dan permodalan membantu mereka memahami kebutuhan dasar dalam menjalankan usaha.

Program ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari. Setelah pembukaan dan pembekalan awal, kegiatan pada hari kedua hingga keempat dilanjutkan dengan materi teknis produksi, praktik, serta kunjungan lapangan.

Pelatihan lanjutan sendiri  direncanakan diikuti 200 peserta, masing-masing 50 orang untuk setiap bidang usaha. Peserta diprioritaskan dari kalangan wirausaha pemula yang mengikuti kegiatan pada hari pertama.

Melalui kegiatan tersebut, pengembangan wirausaha tidak hanya diarahkan untuk menambah jumlah pelaku usaha baru, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan produksi, pengetahuan perizinan, akses permodalan, dan pemahaman standardisasi agar produk industri kecil semakin kompetitif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here