
KLATEN – Ratusan warga RW 04 Jati Dawuh, Desa Geneng, Prambanan, Klaten, mengikuti upacara bendera untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sejak pagi sekitar 300 warga dari berbagai usia nampak berdatangan ke lapangan kampung untuk mengikuti upacara yang digelar secara mandiri oleh masyarakat. Peserta terdiri dari anak-anak sekolah, pemuda, ibu rumah tangga, bapak-bapak hingga warga lanjut usia.

Mereka berasal dari 3 wilayah RT yang ad di RW 04 Jati Dawuh, yakni RT 1 Ngentak, RT 2 Jati Dawuh, RT 3 Kemit Bumen. Selain itu juga ada perwakilan RW lain di sekitarnya.
Ketua RW 04 Jati Dawuh, Lulut Basuki, mengatakan upacara bendera di lingkungan kampung RW 04 Jati Dawuh telah menjadi tradisi yang digelar hampir setiap tahun. Bahkan upacara ini sudah berjalan sejak 10 tahun terakhir.

“Ini sudah berjalan hampir 10 tahun. Kita laksanakan sampai sekarang untuk meningkatkan rasa nasionalisme warga. Mungkin ini satu-satunya RW yang menyelenggarakan Upacara 17 Agustus di Klaten” ujar Lulut.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi cara warga menumbuhkan rasa memiliki terhadap bangsa dan negara, sekaligus mengingat perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan dengan berkorban jiwa raga.

“Kita ingin mengajak masyarakat dari lapisan paling bawah agar merasa memiliki bangsa dan negara. Bahwa negara kita Indonesia bisa merdeka karena betul-betul diperjuangkan. Kita wajib bersyukur dan caranya harus kita mulai dari diri sendiri, dari keluarga,” katanya.
Dalam upacara bendera ini sekitar 15 warga juga dilibatkan sebagai petugas upacara. Mereka berasal dari kalangan pemuda hingga ibu rumah tangga. Baik itu komandan upacara, pengibar bendera hingga grup paduan suara.

Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan berbagai kelompok usia. Warga lanjut usia yang tidak mampu berdiri lama tetap diberikan ruang untuk mengikuti upacara dengan menggunakan kursi yang disiapkan panitia.
Setelah melaksanakan upacara bendera kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sejumlah acara lainnya seperti jalan sehat, panggung hiburan dan berbagai ajang lomba 17an untuk warga.

Tak hanya itu pihak panitia juga menyelenggarakan kegiatan sosial berupa donor darah dengan melibatkan PMI setempat. Dalam rangkaian peringatan HUT RI kali ini, panitia menargetkan terkumpul sekitar 50 kantong darah.
Untuk menarik partisipasi warga, panitia yang dimotori kaum muda juga telah menyiapkan berbagai hadiah berupa doorprice, mulai dari sembako dan peralatan rumah tangga hingga hadiah utama berupa kambing 2 ekor.

Seluruhnya merupakan hasil swadaya dan gotong-royong seluruh anggota masyarakat yang berjumlah sekitar 300 kepala keluarga.
Lulut mengatakan rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memeriahkan HUT KE 81 Kemerdekaan RI , tetapi juga mampu memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan seluruh warga.
Menurutnya, semangat nasionalisme perlu dibangun dari lingkungan terkecil, mulai dari keluarga hingga masyarakat sekitar.









