
JOGJA — Polda DIY menggandeng warga masyarakat di kampung-kampung untuk bersama-sama menjaga situasi masyarakat yang kondusif dalam menangkal penyebaran virus corona. Hal itu salah satunya dilakukan di kampung Pilahan Rejowinangun Kotagede Yogyakarta.
Merangkul para pemuda kampung, secara gotong-royong mereka membuat gerbang disinfektan otomatis yang dapat menyemprotkan cairan anti kuman dan bakteri setiap kali ada warga yang keluar masuk ke wilayah kampung mereka.
Gerbang disinfektan otomatis ini ditempatkan di salah satu gapura gang kampung yang menjadi pintu masuk utama bagi warga. Memanfaatkan sensor gerak dan pompa bertenaga listrik, alat ini akan menyemprotkan cairan disinfektan yang ditempatkan dalam sebuah drum ke sekeliling gerbang.

Salah seorang warga Pilahan RW 12 RT 37, Taufik, mengaku membuat gerbang disinfektan otomatis ini untuk mengingatkan warga akan bahaya penularan Virus Corona. Selain itu, dengan adanya gerbang disinfektan otomatis ini, juga bisa membantu mensterilakan warga dari kuman, bakteri maupun virus.
“Gerbang ini merupakan hasil ide dari teman-teman warga kampung Pilahan. Dipilih gerbang disinfektan otomatis, karena lebih praktis. Selain bisa menyemprot otomatis, juga bisa mengingatkan warga agar selalu bisa menjaga kebersihan dan pola hidup sehat,” katanya.
Membutuhkan biaya sekitar Rp 2,5 juta, gerbang disinfektan otomatis berukuran lebar 3 m dan tinggi 2,5 m ini dibuat atas kerjasama dan dukungan pihak Polda DIY. Yakni sebagai bagian keikutsertaan atau partisipasi masyarakat dalam mendukung program pemerintah melawan virus corona.

“Harapannya adanya gerbang disinfektan otomatis ini bisa mencegah penyebaran virus corona. Minimal di kampung kami kampung Pilahan. Serta bisa mendukung dan membantu program pemerintah mengatasi wabah virus corona di Yogyakarta” pungkasnya.
Sementara itu Kanit III subdit 4 Direktorat Intelejen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda DIY, AKP Sugeng Haryadi, mengaku mengapresiasi positif upaya warga kampung Pilahan yang telah ikut ambil bagian bersama pihak kepolisian untuk menciptakan situasi masyarakat yang kondusif dalam menangkal penyebaran virus corona.
Ia pun berharap agar upaya warga khususnya pemuda kampung Pilahan Kotagede ini bisa ditiru dan diikuti warga lainnya di wilayah lain yang ada di Yogyakarta.

“Kami pihak Polda DIY akan terus senantiasa ikut ambil bagian dalam menciptakan situasi masyarakat yang kondusif, termasuk dalam upaya menangkal virus corona seperti sekarang ini. Contohnya ya di kampung Pilahan ini. Semoga masyarakat di daerah lain bisa meniru,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu para pemuda warga kampung Pilahan secara simbolis juga menyerahkan jamu empon-empon kepada pihak Polda DIY. Jamu empon-empon ini merupakan hasil kreativitas warga untuk mencegah penularan virus Corona. Dengan mengkonsumsi jamu ini diharapkan daya tahan tubuh akan terjaga sehingga tidak mudah tertular virus penyakit.








