
KULON PROGO — Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto menyalurkan bantuan sarana perikanan bagi nelayan dan kelompok pengolah hasil perikanan di Dusun Nepi, Kalurahan Kranggan, Kulon Progo, Kamis (22/10/2026). Bantuan perahu bermotor 30 PK dan alat penangkap ikan disebut membantu meningkatkan hasil tangkapan nelayan hingga 3 kuintal per hari.
Bantuan tersebut disalurkan melalui dukungan Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam kunjungan reses Titiek Soeharto ke Kulon Progo. Selain mendukung aktivitas penangkapan ikan, bantuan juga diarahkan untuk memperkuat usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.
Perwakilan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tani Maju, Ngadisen Walidi, mengatakan bantuan alat tangkap ikan yang diterima kelompoknya sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga nelayan.
“Kami rasakan bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dalam mencukupi kebutuhan nafkah kami. Semoga bantuan yang diberikan semakin bermanfaat dan membawa berkah bagi kami ke depannya,” ucap Ngadisen.
Dukungan juga diberikan kepada kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan. Ketua Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar) Mekar Sari Dusun Nepi, Ekawati Murdaningsih, menyampaikan apresiasi atas bantuan sarana pemasaran perikanan yang diterima kelompoknya.
“Kami sangat merasa senang sekali dan bangga karena kelompok kami, kelompok kecil Poklahsar Mekar Sari yang ada di desa ini mendapatkan bantuan dari KKP Pusat,” tutur Ekawati.

Bantuan sektor perikanan yang disalurkan melalui dukungan KKP dan Komisi IV DPR RI meliputi sarana pascapanen perikanan, kendaraan alat transportasi ikan (ATI), paket budidaya ikan sistem bioflok, chest freezer, peralatan pengolahan ikan, serta alat penangkap ikan.
Sejumlah kelompok penerima bantuan sarana pascapanen perikanan adalah Poklahsar Mekar Sari yang diwakili Ekawati Murdaningsih, Poklahsar Sari Progo yang diwakili Mujiyo, dan Poklahsar Patimurni Andani yang diwakili Clara Yanti.
Sementara itu, kendaraan alat transportasi ikan diberikan kepada Asosiasi Poklahsar Kulon Progo yang diwakili Drs. Supriyanto. Bantuan budidaya ikan sistem bioflok diberikan kepada Pokdakan Mina Depok yang diwakili Haris.
Bantuan alat penangkap ikan juga menyasar sejumlah kelompok usaha bersama, yakni KUB Sumber Rejeki yang diwakili Nurahmat, KUB Arung Samudra yang diwakili Aldiman, KUB Ngudi Mulyo yang diwakili Ngudiwarso, KUB Tani Maju yang diwakili Ngadisen Walidi, serta KUB Bugel Peni 3 yang diwakili Sarjiyo.
Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, turut mengapresiasi dukungan Komisi IV DPR RI dan kementerian terkait bagi sektor produktif masyarakat. Menurutnya, bantuan sarana pertanian dan perikanan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi warga.
Melalui dukungan tersebut, Titiek Soeharto berharap sektor perikanan Kulon Progo semakin berkembang, baik dari sisi penangkapan maupun pengolahan hasil. Ketersediaan sarana usaha diharapkan meningkatkan produktivitas nelayan dan memperkuat pendapatan kelompok pengolah serta pemasar hasil perikanan.








