
Bantul – Sebanyak 12 tim memeriahkan turnamen bola voli antardusun se Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, akhir pekan ini.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga rutin tahunan, kegiatan yang telah berlangsung selama sekitar 10 tahun ini juga digekar sebagai ajang menjalin silaturahmi dan kekompakan antar warga.
Lurah Srimulyo, Wajiran, mengatakan pemerintah kalurahan secara konsisten mendukung penyelenggaraan turnamen ini melalui karang taruna. Pada 2026, pemerintah mengalokasikan dana stimulan sebesar Rp7 juta untuk satu musim kompetisi.
“Dampak dari kegiatan olahraga bola voli seperti ini adalah memberikan wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi, sehingga bisa mencegah kegiatan-kegiatan negatif,” ujar Wajiran di sela partai final yang digelar Sabtu (17/10/2026) kemarin.
Menurutnya, kegiatan olahraga semacam ini juga akan menjadi sarana untuk membentuk kedisiplinan dan sportivitas generasi muda.
Karena itu, pemerintah kalurahan berupaya mempertahankan dukungan terhadap kegiatan yang melibatkan pemuda tersebut, meskipun anggaran harus disesuaikan dengan kondisi keuangan saat ini.
Turnamen diselenggarakan secara bergiliran di antara 22 dusun di Srimulyo. Pelaksanaannya melibatkan panitia lokal, karang taruna, serta sponsor dari kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wajiran menyebut manfaat lain kegiatan ini juga dapat menggerus perekonomian masyarakat. Dimana warga dapat membuka lapak dagangan di sekitar lapangan, hingga mendapatian pendapatan dari pengelolaan parkir, untuk selanjutnya dikelola sebagai dana kas masyarakat di tingkat RT maupun dusun.
Wajiran berharap dukungan anggaran pemerintah kalurahan ini dapat menjadi stimulan agar masyarakat mampu mengembangkan kegiatan secara mandiri.
Sementara itu, salah satu perwakilan pemain, Fajar Bayu, mengatakan turnamen menjadi kesempatan bagi pemain dari berbagai wilayah untuk mengembangkan kemampuan dan memperkuat kekompakan tim.
“Teman-teman bisa mengembangkan bakat-bakat voli di daerah masing-masing. Jadi, di pelosok-pelosok juga bisa muncul bakat-bakat muda,” kata Fajar.
Ia berharap pemain-pemain potensial dari turnamen tingkat kalurahan dapat terus berkembang dan berkesempatan tampil di kompetisi yang lebih tinggi, termasuk tingkat Kabupaten Bantul dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pada malam final, tim peserta bertanding untuk memperebutkan posisi juara pertama, kedua, dan ketiga. Pemerintah kalurahan berharap kompetisi rutin ini dapat memperkuat pembinaan olahraga sekaligus melahirkan atlet bola voli berprestasi dari Srimulyo di masa mendatang.








