
Karanganyar – Berbagai cara dilakukan untuk bisa menanggulangi penyebaran virus varian baru covid 19 yakni omicron. Ditengah tingginya kasus virus omicron ini, upaya doa bersama pun dilakukan sebagai tolak balak penyakit tersebut.
Doa bersama ini dilakukan oleh para kiyai dan ulama di Karanganyar yang tergabung dalam Majlis Dzikir Sholawat Bumi Intanpari dan Syekher Mania Karanganyar. Masing-masing kiyai berdoa untuk Bumi Karanganyar agar terhindar dari bahaya omicron.
Lantunan dzikir dan sholawat juga terus dipanjatkan para jamaah Majelis Dzikir Sholawat Bumi Intan Pari pada acara Pengukuhan Pengurus Syekher Mania Karanganyar yang digelar di komplek Sendang Bejen, Mojoroto, Kecamatan Mojogedang yang tak lain merupakan petilasan Raden Mas Said, tokoh central pendiri Karanganyar.
“Dzikir dan sholawat bersama ini kita lakukan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan sekaligus menjadi upaya kita untuk turut menanggulangi Covid-19. Kita juga memanjatkan doa untuk saudara kita yang sudah menjadi korban. Kita bersama memohon agar virus corona segera benar – benar sirna,” papar KH. Muhsin Syahida selaku Ketua Majelis Dzikir Sholawat Bumi Intanpari kepada awak media disela acara, Kamis (26/02/2022) malam.
Hal senada juga disampaikan Pemrakarsa Majelis Dzikir dan Sholawat Bumi Intan Pari, KH. Muhammad Irsyam. Politisi PKB itu berharap agar masyarakat Kabupaten Karanganyar pada khususnya, selalu mendapatkan perlindungan dan diberikan kesehatan.
“Sehingga semua masyarakat Karanganyar dapat hidup dengan tenteram dan tidak lagi dihantui rasa takut. Kita semua berdoa, semoga pandemi ini segera berlalu,” ucapnya.
Harapan yang sama juga disampaikan oleh Koordinator Syekher Mania Kabupaten Karanganyar, Ilyas Akbar Almadani.
“Inti dari dzikir dan sholawat ini adalah kita berdoa bersama agar Karanganyar benar – benar terbebas dari Covid-19 maupun varian virus yang baru saat ini, yaitu omicron. Semoga memasuki bulan Ramadhan nanti, kita semua umat Muslim dapat menunaikan ibadah puasa dan melaksanakan sholat berjamaah dengan tenang,” ujarnya.
Acara dzikir dan sholawat bersama ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti Ketua FKUB Karanganyar KH. Khuzaini Hasan, KH. Dwi Teguh Santosa, Agus Widi Suryono dan Suwandi. (hrn)








