
Temanggung – Laga lanjutan Liga 3 Jawa Tengah kembali menghadirkan permainan keras dan cepat di Zona Group D. Bermain di Stadion Bumi Phala Temanggung, Persak Kebumen harus mau berbagi point dengan Persika Karanganyar setelah ditahan imbang 1 : 1.
Berada di puncak klasmen sementara group D, kesebelasan Persak Kebumen langsung merengsek barisan pertahanan Persika Karanganyar. Permainan cepat disuguhkan dalam laga yang digelar pada Rabu, (03/11/2021) sore ini.
Hasilnya, menit 10 Persak Kebumen dihadiahi pinalti setelah pemain Persika melanggar di daerah terlarang. Kesempatan emas ini mampu dimaksimalkan oleh Dzulqoida Rofid melalui tendangan kerasnya. Goal, 1 : 0 untuk Persak Kebumen.
Tertinggal 1 : 0, anak asuh coach Beny Kingkong mencoba mencari celah untuk goal balasan. Namun hingga turun minum babak pertama, skor tidak berubah 1 : 0 untuk Persak Kebumen.
Memasuki babak kedua, pemain Persika Karanganyar diuntungkan dengan hujan deras yang mengguyur stadion. Sulitnya mengkontrol bola ini justru menjadi angin segar bagi tim berjuluk Singo Lawu. Hasilnya, menit 57, Wahyu Hidayat mampu menjebol gawang Persak Kebumen yang dijaga Reza Agus Febrian. Skor berubah 1 : 1.
Di sisa pertandingan, kedua belah tim saling jual beli serangan. Sejumlah peluang juga tercipta, baik Persika Karanganyar maupun Persak Kebumen. Bahkan di 10 menit babak terakhir, setidaknya ada 2 pemain Persak Kebumen yang diganjar kantu kuning karena melakukan pelanggaran keras.
Kondisi stadion yang licin dan bola sulit dikendalikan ini membuat para pemain kedua tim banyak yang kelelahan. Alhasil, sejumlah pemain harus ditandu keluar lapangan dan digantikan oleh pemain cadangan. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor tidak berubah 1:1. Dengan ditahannnya imbang ini, Persak Kebumen harus mau berbagi poin satu sama dengan Persika Karanganyar.
Pelatih Persak Kebumen M. Irfan mengatakan harus banyak berbenah setelah ditahan imbang Persika Karanganyar. Hal ini karena sepanjang pertandingan, anak – anak asuhnya sebenarnya mampu mendominasi permainan. “Hanya saja hasilnya masih imbang. Tapi tetap semua kita syukuri, ” ucapnya.
Terpisah, pelatih Persika Karanganyar Beny Kingkong mengatakan, sebenarnya banyak peluang yang didapatkan. Hanya saja sejumlah peluang itu tidak mampu dimaksimalkan. “Di babak pertama, sempat down, namun babak kedua sudah bagus. Dengan banyaknya peluang, sebenarnya kita bisa menang. Namun semuanya tetap harus diperbaiki, ” tandasnya. (harun).








