Sebanyak 1500 Prajurit Kodam IV Diponegoro Gelar Latihan Tempur Kota di Karanganyar

0
Caption : Berbagai kendaraan tempur milik Kodam IV Diponegoro diterjunkan dalam latihan perang kota di Karanganyar

Karanganyar – Sebanyak 1500 prajurit Komando Distrik Militer (Kodam) IV Diponegoro terlibat dalam Latihan Operasi Pertempuran Kota dan Latihan Taktik Kondisi Tertentu Tahun 2022, di wilayah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Seribuan prajurit ini terdiri dari Yonif Raider 400/BR, dibantu Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur), Satuan Bantuan Administrasi (Satbanmin).

Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jendral TNI Rudianto dalam amanatnya yang dibacakan Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) IV/Diponegoro Brigjen TNI Parwito menyatakan, apel gelar pasukan yang dilakukan ini untuk kesiapsiagaan satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro untuk mengantisipasi ancaman Radikalisme yang mungkin timbul di wilayah Jawa Tengah dan DIY.

“Sebab perkembangan situasi di
Provinsi Jateng dan DIY menjadi barometer stabilitas nasional, sehingga perlu mengantisipasi setiap potensi ancaman ada. Termasuk kemungkinan adanya kelompok-kelompok radikal yang mengarah pada terjadinya aksi-aksi terorisme,” jelas Pangdam, Sabtu 26 Februari 2022.

Kegiatan ini dalam rangka memelihara dan meningkatkan kesiapsiagaan prajurit dalam berbagai teknik tempur, termasuk pertempuran kota. Sekaligus melatih ketrampilan para prajurit apabila di suatu saat menghadapi situasi kondisi di lapangan.

“Ini sebenarnya menjadi kegiatan rutin. Kebetulan kali ini mengambil lokasi di wilayah Karanganyar. Semua dilibatkan dan ini merupakan latihan terintegrasi antara Satbanpur dan Satbanmin,” terang Kasdam IV Diponegoro.

Dijelaskan, latihan ini untuk mengasah kemampuan tempur prajurit TNI Kodam IV Diponegoro dalam menghadapi situasi perang diperkotaan.

Agar prajurit TNI Kodam IV Diponegoro terbiasa dalam menghadapi perang kota, kegiatan rutin ini selalu dilakukan berpindah-pindah. Kali ini titik pertempuran di tengah Kota dilakukan di Kabupaten Karanganyar.

Selain teknik bertempur, dalam latihan ini, layaknya sebuah perang terjadi ditengah kota, prajurit TNI Kodam IV Diponegoro juga mengasah teknik operasi pembebasan tahanan, operasi Raid penghancuran lawan insurjen, dan pertempuran jarak dekat.

Latihan operasi lain juga dilakukan, seperti evakuasi medis luka tembak, rintangan ranjau harmonika, hingga melaksanakan evakuasi masyarakat dari sekitar tempat konflik ke tempat aman.

Berbagai alutsista milik Kodam IV Diponegoro diturunkan seluruhnya. Mulai dari kendaraan rantis hingga tank. Bahkan beraneka senjata milik TNI Kodam IV Diponegoro juga digelar.

Antisipasi agar tidam menjadi tontonan warga dan mengganggu aktivitas, situasi pertempuran juga disesuaikan dengan situasi perang sesungguhnya. Dimana pertempuran dilakukan dini hari hingga pagi hari.

Acara dilanjutkan dengan Apel Gelar Pasukan Satuan Kodam IV/Diponegoro di wilayah Korem 074/wrt dilaksanakan di alun-alun Karanganyar. (hrn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here