
Jogja – Organisasi wilayah (Orwil) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar musyawarah wilayah (muswil) untuk menentukan kepemimpinan pengurus baru periode 2022-2027, Sabtu lalu (19/3/2022).
Muswil dihadiri pengurus orwil DIY dan 5 perwakilan dari organisasi daerah (orda) dari Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo, dan Kota Yogyakarta
Muswil menerima laporan pertanggungjawaban Ketua ICMI DIY, Herry Zudianto periode sebelumnya. Muswil juga memilih formatur sebanyak 9 orang dari para pemilik suara, 7 laki-laki dan 2 perempuan.
Prof DR Eddy Suandi Hamid, M.Ec terpilih sebagai Ketua Formatur. Nantinya, bersama dengan formatur lainnya akan memilih Ketua ICMI DIY.
Herry Zudianto mengatakan, pengurus ICMI DIY yang terpilih harus memberikan kontribusi solusi dan ilmu terhadap permasalahan masyarakat sesuai dengan kepakarannya.
“Pengurus ICMI bisa berkolaborasi dengan stakeholder ataupun kelompok masyarakat,” tuturnya kepada awak media, Minggu (21/3/2022).
“ICMI DIY tidak bisa bekerja sendiri untuk membantu masyarakat, tapi harus berkolaborasi dengan berbagai pihak agar semakin mudah untuk menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Sedangkan, Ketua Formatur Profesor Eddy Suandi mengatakan, ICMI DIY ke depan harus diisi dengan pengurus yang bisa menyelesaikan permasalahan di Yogyakarta seperti masih tingginya gap ekonomi dan sosial antarawarga DIY.
“Di masa pandemi Covid-19, gap ekonomi dan sosial justru semakin kian terbuka. Untuk itu ICMI DIY harus mengambil peran agar kesenjangan gap itu semakin kecil,” pungkasnya.







