
Kulonprogo – Puluhan Kelompok Tani di Kabupaten Kulonprogo menerima bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dari Pemerintah Pusat melalui jalur aspirasi Ketua Komisi IV DPR RI SITI Hediati Soeharto.
Penyerahan simbolis bantuan ini dilakukan di halaman kantor Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kulonprogo belum lama ini.
Bantuan ini diberiksn guna mendorong mekanisasi pertanian sekaligus membantu petani mempercepat proses pengolahan lahan dan tanam.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Drajat Purbadi, mengatakan bantuan alsintan harus dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi petani.
“Bantuan ini hendaknya benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian. Kelompok penerima diharapkan dapat mengatur pemanfaatannya dengan baik, melakukan perawatan secara rutin, serta memastikan bahwa alsintan dapat memberikan manfaat bagi sebanyak mungkin petani,” kata Drajat.

Bantuan pertanian yang disalurkan meliputi 8 unit traktor roda empat, 18 unit traktor roda dua rotary, 9 unit rice transplanter hinggq 6 unit pompa air.
Keberadaan alsintan ini diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan lahan. Seperti traktor yang dapat membantu pekerjaan persiapan lahan, sedangkan rice transplanter mempercepat proses tanam padi.
Sedangkan pompa air juga diharapkan dapat membantu petani ketika membutuhkan sumber air tambahan, terutama pada kondisi lahan yang mengalami keterbatasan air di musim kemarau.
Salah satu petani penerima bantuan, Sutarman, mengatakan keberadaan alsintan sangat membantu kelompok tani dalam mempercepat pekerjaan di lahan.
“Dengan adanya alat ini, pekerjaan pengolahan lahan menjadi lebih cepat. Kami berharap bisa digunakan bersama sehingga manfaatnya dirasakan oleh petani lainnya,” ujar Sutarman.

Perwakilan tim Siti Hediati Soeharto, Arman, mengatakan dukungan yang diberikan tidak hanya menyasar sektor pertanian.
“Bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Harapannya bisa membantu meningkatkan produksi dan memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok penerima,” kata Arman.
Untuk sektor peternakan, bantuan diberikan berupa tiga paket ayam petelur Merah Putih.
Sementara sektor perikanan mendapat bantuan berupa tiga unit bangunan modeling sarana pascapanen, peralatan pengolahan, chest freezer, cool box dan 20 unit mesin perahu motor tempel.
Bantuan lainnya berupa alat jaring ikan serta paket budidaya ikan kolam bundar dengan sistem bioflok.

Di sektor kehutanan, bantuan persemaian pohon diberikan kepada empat Kelompok Tani Hutan. Ada pula program Bangpesona berupa pengembangan ternak kambing.
Dukungan juga diberikan untuk jalan usaha tani dan rehabilitasi saluran irigasi.
Berbagai bantuan tersebut diharapkan dapat menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari keterbatasan tenaga kerja, kebutuhan air, hingga sarana produksi.
Dengan mekanisasi, proses awal tanam diharapkan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat waktu. Musim tanam pun tidak mengalami keterlambatan sehingga peluang peningkatan produksi semakin besar.
Pada akhirnya, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menekan biaya dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani Kulon Progo.








