
Penelitian berjudul “Pelatihan Love My Self Untuk Menurunkan Intensi Perilaku Seks Pranikah Pada Remaja”, karya Mahasiswa Magister Psikologi Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta Birrulwalidaini dan Delima Putri, berhasil meraih juara 2, dalam ajang “Anugerah Inovasi dan Penelitian 2019”, yang diadakan oleh Pemerintah kota Yogyakarta.
Setelah melewati tahapan seleksi dari bidang Litbang Bappeda Kota Jogja, (20/3-20/9), selanjutnya berhak melangkah ke Babak Grand Final yang dilaksanakan, di Graha Pandawa dan Ruang Bima, Kompleks Balaikota Jogja, Rabu (25/9).
Pembimbing Penelitian dan Dosen Magister Psikologi Program Pascasarjana UAD Dr Fatwa Tentama MSi mengawal keduanya sejak dari awal pengusulan, persiapan seleksi, persiapan presentasi, pembuatan poster hingga akhirnya meraih juara 2.
“Atas prestasinya itu mereka berhak atas uang pembinaan, medali, dan sertifikat,” ujarnya di Kampus 2 UAD, di Pandeyan, Jogja, Minggu (29/9).
Dr Fatwa mendorong dan mengarahkan Birrulwalidaini dan Delima Putri untuk menyusun dan mengajukan usulan proposal serta melengkapi persyaratan untuk mengikuti seleksi Anugerah Inovasi dan Penelitian 2019. Usulan itu merupakan bagian dari penelitian tesis keduanya dibawah bimbingannya bersama Dr Hadi Suyono MSi.
“Mahasiswa Magister Psikologi harus mampu berkompetisi secara ketat saat ini, dan terbukti melalui proses seleksi dan perlombaan akhirnya mampu membuktikannya dengan meraih juara 2 dalam ajang bergengsi Anugerah Inovasi dan Penelitian,” papar Fatwa yang juga pernah meraih Juara 1 di ajang yang sama.
Tahun sebelumya Dr Fatwa berhasil meraih juara 1 Anugerah Inovasi 2018 Pemerintah kota Yogyakarta dan tahun 2019 ini giliran mahasiswa bimbingannya yang berhasil meraih juara 2 di kompetisi yang sama.
Melengkapi capaian prestasi UAD dan Magister Psikologi khususnya 2019 ini, karya tersebut rencananya akan dipamerkan dalam Festival Inovasi Kota Jogja pada tanggal 19-20 Oktober 2019 di Galeria Mall. Pada babak grand final ini dokumen usulan yang lolos yakni 12 karya kategori inovasi (6 pelajar dan 6 masyarakat umum), dan 17 karya kategori penelitian (7 pelajar, 5 mahasiswa, dan 5 masyarakat umum). (Lex)








