
Jogja – Sebanyak 2.130 lulusan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Blended Periode I Tahun Akademik 2026/2027 di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (31/10/2026). Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Keluarga Alumni Universitas Ahmad Dahlan (KAMADA) untuk menyambut para lulusan baru sebagai bagian dari keluarga besar alumni.
Penyambutan ditandai dengan penyematan PIN KAMADA kepada perwakilan wisudawan. Penyematan dilakukan Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi KAMADA UAD, Rr. Putri Ana Nurani, atas mandat Ketua Umum KAMADA, Dr. Patisina.
PIN tersebut menjadi simbol identitas, kebanggaan terhadap almamater, sekaligus ikatan persaudaraan ant alumni. Melalui penyematan ini, KAMADA mengajak para lulusan tidak hanya menjaga hubungan dengan kampus, tetapi juga aktif membangun jejaring dan kolaborasi setelah menyelesaikan pendidikan.
“Atas mandat Ketua Umum KAMADA UAD, Dr. Patisina, saya mendapat kehormatan untuk menyematkan PIN KAMADA kepada para alumni baru Universitas Ahmad Dahlan. Kami menyampaikan selamat datang kepada seluruh lulusan yang kini menjadi bagian dari keluarga besar KAMADA,” ujar Putri Ana.
Ia mengatakan, KAMADA ingin menjadi wadah bagi alumni untuk saling terhubung, mengembangkan profesionalisme, serta membangun kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“PIN ini bukan sekadar identitas organisasi, tetapi simbol kebanggaan terhadap almamater, persaudaraan, dan komitmen untuk terus terhubung. Kami berharap para alumni dapat mengambil bagian aktif dalam membangun KAMADA sebagai wadah silaturahmi, kolaborasi, pengembangan profesionalisme, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
KAMADA Dorong Kolaborasi Ekonomi Alumni
KAMADA UAD tidak hanya diarahkan sebagai tempat menjalin silaturahmi. Organisasi ini juga mendorong terbentuknya jejaring profesional, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, kewirausahaan, hingga kerja sama bisnis di antara alumni.
Salah satu upaya yang dikembangkan adalah program Business Connect: Dari Kita untuk Kita. Program tersebut diarahkan untuk mempertemukan alumni dari berbagai latar belakang profesi dan usaha, membuka peluang kemitraan, serta membangun ekosistem ekonomi berbasis jejaring alumni.
Dengan jumlah alumni yang berasal dari beragam fakultas, program studi, angkatan, dan wilayah, KAMADA berharap potensi tersebut dapat menjadi kekuatan untuk membangun kolaborasi produktif.

Putri Ana mengajak para lulusan baru menjadikan KAMADA sebagai rumah bersama setelah meninggalkan bangku kuliah.
“Selamat datang di keluarga besar KAMADA UAD. Setelah menyelesaikan perjalanan akademik, kini saatnya para lulusan membuka perjalanan baru dalam dunia profesional, kewirausahaan, pengabdian, dan kehidupan bermasyarakat. Kami ingin memastikan bahwa para alumni memiliki rumah untuk tetap terhubung, saling mendukung, dan bertumbuh bersama,” ungkapnya.
Wisuda Diikuti 2.130 Lulusan
Dalam wisuda tersebut, UAD mengukuhkan 2.130 lulusan yang terdiri atas 1.853 lulusan sarjana (S1), 11 sarjana terapan (D4), 263 magister (S2), dan tiga doktor (S3).
Sebanyak 2.091 wisudawan mengikuti prosesi secara langsung di JEC, sedangkan 39 lainnya mengikuti secara daring. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.105 lulusan berhasil meraih predikat cumlaude.
Wisuda juga diwarnai suasana haru melalui pemberian gelar secara anumerta kepada Akmal Mulia Hermansyah, lulusan Program Studi Manajemen yang telah menyelesaikan pendidikannya sebelum meninggal dunia. Ijazah kelulusannya diterima oleh pihak keluarga.
Semasa kuliah, Akmal diketahui aktif dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Koperasi Mahasiswa (Kopma). Ia juga menyelesaikan skripsi mengenai ketahanan rantai pasok dan kinerja UMKM sektor kuliner di Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman.
KAMADA menyampaikan penghormatan dan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Organisasi alumni tersebut berharap perjuangan akademik Akmal tetap menjadi bagian dari sejarah keluarga besar UAD.
Sementara itu, dalam pidato wisuda, Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas berpesan agar para lulusan terus mengembangkan kemampuan dan menjadi pembelajar sepanjang hayat, terutama di tengah perubahan teknologi dan perkembangan kecerdasan buatan.
“Orang yang mampu bertahan di tengah perubahan bukan semata-mata yang paling banyak mengetahui, tetapi yang paling bersedia untuk terus belajar dan memperbarui kemampuannya,” ujar Muchlas.
Melalui penyambutan alumni baru tersebut, KAMADA berharap hubungan antara lulusan dan almamater tidak berhenti setelah wisuda. Para alumni diharapkan dapat saling menguatkan, membangun kolaborasi, serta berkontribusi bagi kemajuan universitas dan masyarakat.
Perbaiki typo dan ejaan artikelRingkas bagian yang berulangPerkuat lead dengan penyematan PIN








