
GUNUNGKIDUL – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, melakukan kunjungan kerja dalam rangka reses ke Kabupaten Gunungkidul, DIY, pada Senin (2/6/2025). Kunjungan ini dilakukan melalui kegiatan serap aspirasi di tiga kalurahan di Kapanewon Patuk, yakni Kalurahan Salam, Beji, dan Putat.
Kehadiran Titiek Soeharto disambut antusias warga, terutama petani, pembudidaya ikan, nelayan, kelompok wanita tani (KWT), dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Mereka memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan berbagai kendala yang selama ini dihadapi, terutama soal kebutuhan dasar dan alat penunjang kegiatan pertanian.
Sugeng, Ketua Gapoktan Kalurahan Beji, menyampaikan keluhan terkait minimnya akses air di wilayahnya. Dari 11 padukuhan di Beji, hanya satu padukuhan yang dilintasi Sungai Oya. Sugeng pun memohon bantuan sumur bor dan peralatannya kepada Titiek Soeharto untuk mendukung pertanian serta mewujudkan pertanian terintegrasi yang mendukung program Lumbung Mataraman Pemerintah DIY.
Hal senada juga disampaikan Yeni, anggota KWT setempat, yang berharap adanya bantuan berupa hand traktor, mesin pemotong, dan perontok padi. Menurutnya, selama ini petani masih kesulitan mengakses alat pertanian yang dapat mempermudah panen dan meningkatkan efisiensi kerja.

Menanggapi aspirasi warga, Titiek Soeharto berjanji akan mengupayakan permintaan warga. Ia menyatakan bahwa pihaknya selama ini telah secara rutin menyalurkan bantuan sumur bor di sejumlah titik di Gunungkidul. Namun, ia mengakui jumlahnya masih belum mencukupi kebutuhan. Ia berjanji akan mendata kembali wilayah yang paling membutuhkan dan mendorong bantuan tambahan, baik melalui anggaran pemerintah maupun dana tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan.
Titiek juga menegaskan bahwa Komisi IV DPR RI memiliki kuota bantuan pertanian yang akan terus disalurkan secara bertahap. Ia menargetkan seluruh desa di Gunungkidul bisa menerima bantuan dalam lima tahun ke depan. Bantuan akan diprioritaskan bagi daerah yang dinilai paling mendesak dan produktif.
Selama periode Februari hingga Mei 2025, Titiek Soeharto melalui Komisi IV sendiri telah menyalurkan sejumlah bantuan ke wilayah DIY, mulai dari sekitar 210 hand sprayer, 9 traktor roda dua, 10 traktor roda empat, 7 mesin transplanter, ribuan benih jagung, kapal nelayan, benih ikan, bibit rumput laut, hingga program Kebun Bibit Rakyat dan berbagai bantuan lainnya.







