
Kulonprogo – Setelah sebelumnya di kabupaten Sleman, Ketua Komisi IV DPR RI /Siti Hediati Soeharto, kembali turun ke lapangan untuk meninjau langsung proses penyaluran bantuan pangan tahun 2025 di kabupaten Kulon progo Selasa (05/08/2025) kemarin.
Didampingi sejumlah pejabat terkait, peninjauan ini dilakukan guna memastikan proses penyaluran bantuan pangan tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan.
Proses penyaluran bantuan pangan untuk periode penerimaan bulan juni-juli 2025 di wilayah kabupaten Kulonprogo sendiri terus dilakukan secara bertahap, sejak akhir bulan juli kemarin. Penyaluran bantuan ini dilakukan Badan Pangan Nasional bersama perum Bulog DIY, melalui petugas di masing-masing kalurahan. Salah satunya seperti terlihat di kantor kalurahan Sendangsari, kapanewon Pengasih.

Guna memastikan proses penyaluran bantuan berjalan lancar, tepat sasaran, serta tidak terjadi penyimpangan, Titiek Soeharto nampak hadir untuk melakukan peninjauan secara langsung. Terlihat sejumlah pejabat lainnya ikut mendampingi Titiek Soeharto antara lain Bupati Kulonprogo Agung Setyawan, kepala Dinas Pertanian Kulonprogo, Drajat Purbadi, hingga serta Koordinator Wilayah perum Bulog DIY, Ninik Setyowati.
Titiek Soeharto berharap proses penyaluran bantuan pangan di berbagai wilayah khususnya di DIY ini bisa segera selesai, dan berjalan lancar tanpa ada kendala. Dalam kesempatan itu Titiek Soeharto juga meminta setiap masyarakat khususnya penerima bantuan, agar segera melapor jika sewaktu-waktu menemukan adanya kekurangan atau hal-hal yang tidak sesuai. Sehingga bantuan bisa sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan meminimalisir adanya penyimpangan.

Sementara itu Koordinator Wilayah perum Bulog DIY, Ninik Setyowati mengatakan proses penyaluran bantuan pangan di wilayah Kulonprogo, untuk periode bulan Juni-Juli sendiri tercatat mencapai 50.471 penerima dengan jumlah beras mencapai 1009 ton.
Sedangkan khusus untuk wilayah kalurahan Sendangsari terdapat sebanyak 22,7 ton beras bantuan pangan diberikan yakni kepada sebanyak 1139 penerima. Masing-masing penerima akan menerima 20 kilogram beras jenis medium yang merupakan beras cadangan pemerintah. Bantuan pangan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat khususnya kelompok miskin dan rentan.







