Titiek Soeharto Serahkan Bantuan Bibit Indigofera dan Empon-Empon ke 14 KUPS di Kulon Progo

0

Kulon Progo — Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyerahkan bantuan bibit kepada kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS) dalam kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) dan peningkatan kapasitas di Kelurahan Sendangsari, Pengasih, Kulon Progo, Senin (08)12/2025). Bantuan tersebut diberikan untuk mendorong penguatan usaha masyarakat pengelola hutan di masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Titiek Soeharto menyerahkan 6.000 bibit indigofera kepada 14 kelompok perhutanan sosial serta 1.200 kilogram empon-empon untuk 20 kelompok. Ia menyebut bantuan tersebut diharapkan menjadi modal usaha yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar hutan.

“Bantuan ini harus dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya agar menjadi stimulus nyata bagi kemandirian ekonomi,” kata Titiek. Ia menegaskan komitmen DPR RI untuk mengawal program perhutanan sosial agar tepat sasaran dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Titiek juga menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan syarat utama keberhasilan pengelolaan hutan. Menurutnya, program perhutanan sosial hanya dapat berjalan berkelanjutan jika warga sekitar hutan mendapat penguatan kapasitas, kelembagaan, dan akses usaha.

“Kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat harus berjalan berdampingan. Masyarakat adalah pihak yang paling merasakan manfaat sekaligus menjaga hutan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Catur Endah Prasetiani mengatakan program perhutanan sosial hingga kini telah mencapai 8,3 juta hektare dan melibatkan 1,4 juta kepala keluarga. Sebanyak 15.900 kelompok tercatat mengembangkan berbagai komoditas hasil hutan kayu, non-kayu, hingga jasa lingkungan.

Ia menjelaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini fokus pada penguatan badan hukum KUPS, pembentukan koperasi, hilirisasi komoditas, serta peningkatan nilai tambah melalui pengolahan dan branding produk.

Kegiatan Bimtek ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelompok usaha sehingga mampu mengelola bantuan secara optimal dan mendorong inovasi usaha baru di sektor perhutanan sosial.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here