
SLEMAN – Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto hadir untuk memantau langsung proses penyaluran bantuan pangan tahun 2025 untuk kabupaten Sleman, bertempat di GOR Pandowoharjo, Senin (04/08/2025).
Sebanyak 14,6 ton beras disalurkan kepada 730 keluarga penerima manfaat. Masing-masing menerima 20 kilogram beras untuk alokasi penerimaan periode bulan Juni-Juli 2025.
Titiek Soeharto mengatakan penyaluran bantuan ini menjadi bukti bahwa negara hadir untuk rakyatnya. Yakni sebagai bagian dari program pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat khususnya yang masuk dalam kelompok masyarakat miskin dan rentan.
“Ini bukan hanya persoalan pangan semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya besar kita dalam menjaga ketahanan pangan nasional supaya rakyat tetap bisa hidup sehat, cukup makan dan tidak terbebani dengan harga-harga kebutuhan pangan yang semakin mahal,” katanya.

Sebagai ketua komisi IV Titiek Soeharto menegaskan pihaknya akan terus mengawal penyaluran program ini agar tepat sasaran. Dan memastikan tidak adanya penyimpangan dalam penyaluran bantuan.
“Bantuan ini harus sampai ke tangan yang memang membutuhkan. Kalau nanti ada yang kurang sesuai, silahkan disampaikan kepada saya atau kepala desa setempat. Agar bantuan ini benar-benar bisa memberi manfaat yang nyata pada masyarakat,” katanya.
Kamituo Pandowoharjo, Dimas Indra Purwoko, menyatakan khusus untuk wilayah Pandowoharjo, jumlah keluarga penerima manfaat program bantuan pangan periode Juni Juli ini berkurang sekitar 100 kk dibanding sebelumnya.
Penurunan penerima bantuan ini terjadi karena adanya perubahan data kemiskinan, yang sejalan dengan Penurunan angka kemiskinan di wilayah desa Pandowoharjo.
“Penyaluran bantuan berjalan lancar. Proses penyaluran kita lakukan secara bertahap dengan dibagi dalam 5 sift agar tidak terjadi penumpukan dan antrian panjang” ungkapnya.








