Polda DIY dan KADIN Bahas Pengawasan Orang Asing dan Iklim Investasi di Yogyakarta

0

Yogyakarta — Unit Pengawasan Orang Asing (PORA) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan silaturahmi dan koordinasi ke Kantor Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DIY, Senin (27/10). Kunjungan tersebut dipimpin oleh Kanit PORA, Ipda Ari Susilo, dan diterima langsung oleh Timotius Apriyanto, Ketua Komite Tetap Pembinaan dan Pengembangan Sekretariat KADIN DIY

Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor KADIN DIY di Jalan Sultan Agung No. 8, Wirogunan, Mergangsan, Yogyakarta itu, kedua pihak membahas koordinasi pengawasan terhadap orang asing, khususnya yang terlibat dalam aktivitas perdagangan dan investasi melalui perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA).

Ipda Ari Susilo menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polda DIY menjaga stabilitas keamanan tanpa menghambat iklim investasi di Yogyakarta. “Kami ingin mendengar pandangan dari KADIN terkait bagaimana pengawasan terhadap orang asing dapat tetap menjaga keamanan dan penegakan hukum, namun tidak menimbulkan kesan menghambat investasi asing,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Timotius Apriyanto menilai bahwa menarik investor asing ke Indonesia, khususnya ke Yogyakarta, bukan hal mudah. Ia menyebut negara seperti Malaysia dan Vietnam sebagai pesaing utama dalam menarik investasi karena memiliki regulasi yang lebih terbuka dan efisien.

“Dalam pengawasan, sebaiknya dibedakan antara PMA yang benar-benar resmi dengan yang bodong. Jangan sampai inspeksi lapangan dilakukan secara ‘gebyah uyah’ karena bisa menimbulkan kesan negatif bagi calon investor,” kata Timotius.

Ia juga menyarankan agar ada koordinasi lintas sektoral antarinstansi terkait, misalnya melalui Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA), guna menciptakan kesepahaman dalam pengawasan dan menciptakan iklim yang kondusif bagi investasi asing.

Selain membahas pengawasan orang asing, kedua pihak juga menyinggung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) di wilayah DIY serta memprediksi perkembangan kondisi keamanan ke depan.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara kepolisian dan dunia usaha dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pertumbuhan investasi di Daerah Istimewa Yogyakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here