
Jogja – Putri Presiden ke-2 RI, Siti Hediati Soeharto atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, pada usia 91 tahun.
Ucapan duka tersebut disampaikan Titiek di sela kegiatan kunjungan kerja Komisi IV DPR RI di Kulon Progo, Senin kemarin. Ia mengaku sangat kehilangan atas kepergian almarhum yang selama ini dikenal dekat dengan keluarganya.
“Kami atas nama keluarga Bapak Haji Muhammad Soeharto menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam atas wafatnya Bapak Try Sutrisno,” ujar Titiek.
Ketua Komisi IV DPR RI itu mengungkapkan, hubungan keluarganya dengan almarhum telah terjalin erat sejak lama. Sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden RI periode 1993–1998, Try Sutrisno pernah menjadi ajudan Presiden ke-2 RI, Soeharto. Kedekatan tersebut membuat hubungan kedua keluarga tetap hangat hingga kini.
Titiek mengenang almarhum sebagai sosok yang setia dan penuh dedikasi. Bahkan, menurutnya, ayahnya menganggap Try Sutrisno seperti anak sendiri. Begitu pula dirinya dan saudara-saudaranya yang menganggap almarhum seperti kakak.
“Bapak saya menganggap Pak Try sudah seperti anaknya sendiri. Jadi beliau ke kami juga seperti adik-adiknya sendiri. Kami cukup dekat. Sama putra-putri Pak Try juga seperti adik sendiri. Kami sangat kehilangan,” tuturnya.
Selain merasa kehilangan, Titiek juga mengaku kagum atas semangat almarhum yang tetap aktif menghadiri berbagai undangan dan kegiatan, meski telah memasuki usia 90 tahun.
“Hebatnya, setiap ada undangan apa pun beliau masih datang, masih hadir, dan masih peduli dengan bangsa ini,” kata Titiek.
Try Sutrisno meninggal dunia pada Senin pagi di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Setelah disemayamkan di rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, jenazah kemudian dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.
Almarhum dimakamkan di Kavling 131, berdekatan dengan pusara Presiden ke-3 RI, B. J. Habibie, serta istri Presiden ke-6 RI, Ani Yudhoyono.
Sosoknya dikenang sebagai tokoh yang memiliki dedikasi tinggi dan kepedulian besar terhadap bangsa dan negara hingga akhir hayatnya.m







